trima kasih sudah mampir di blog saya dan jangan bosan mampir yaaa

Jumat, 13 Juni 2014

PENDIDIKAN KARAKTER dan MORAL BANGSA



Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Kecintaan karena sadar bahwa bangsa dan negara dengan empat pilarnya yaitu: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah milik kita, hasil dari perjuangan yang luar biasa. Guna teracapainya jati diri atau karakter yang diharapkan, pemerintah lewat Kementerian Pendidikan Nasional mengembangkan sebuah strategi pendidikan yang menyentuh konteks kehidupan berbangsa dan bernegara yang terbagi menjadi dua yakni pendidikan karakter secara makro dan mikro.
Eksistensi suatu bangsa sangat ditentukan oleh karakter yang dimilikinya. Hanya bangsa yang memiliki karakter kuat yang mampu menjadikan dirinya sebagai bangsa yang bermartabat dan disegani oleh bangsa-bangsa lain.

Senin, 09 Juni 2014

Kemandirian Guru



A.      Konsep Kemandirian
Menurut Masrun (1986:8) kemandirian adalah suatu sikap yang memungkinkan seseorang untuk bertindak bebas, melakukan sesuatu atas dorongan sendiri dan untuk kebutuhannya sendiri tanpa bantuan dari orang lain, maupun berpikir dan bertindak original/kreatif, dan penuh inisiatif, mampu mempengaruhi lingkungan, mempunyai rasa percaya diri dan memperoleh kepuasan dari usahanya.[1]
Menurut Herman Holstein kemandirian adalah sikap mandiri yang inisiatifnya sendiri mendesak jauh ke belakang setiap pengendalian asing yang membangkitkan swakarsa tanpa perantara dan secara spontanitas yakni ada kebebasan bagi keputusan, penilaian, pendapat, pertanggung jawaban tanpa menggantungkan orang lain.[2]

Minggu, 01 Juni 2014

Kecerdasan Moral Guru



A.    Pengertian Kecerdasan Moral
Kecerdasan (Intelligence) adalah kemampuan atau kekuatan untuk melakukan sesuatu dan memecahkan problem yang dihadapi. Ciri-ciri umum seseorang memimiliki kecerdasan, yaitu: mampu memahami dan menyelesaikan problem degan cepat, memiliki kemampuan daya ingat yang kuat, kreatifitas tinggi, serta imajinasi yang berkembang.[1]
Kecerdasan moral adalah kemampuan untuk merenungkan mana yang benar dan mana yang salah, dengan menggunakan sumber emosional dan intelektual pikiran manusia. Indikator kecerdasan moral adalah bagaimana seseoarang memiliki pengetahuan tentang moral yang benar dan yang buruk, kemudian ia mampu menginternalisasikan moral yang benar ke dalam kehidupan nyata dan menghindarkan diri dari moral yang buruk.

PROFESIONALITAS GURU



A.     Definisi Guru Profesional
Sebagai pendidik, guru harus professional sebagaimana ditetapkan dalam Undang-undang Sitem Pendiidkan Nasional bab IX pasal 39 ayat 2: ”Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabidaian kepada mayarakat, terutama bagi pendidikan pada perguruan tinggi.”
Sebelum mengetahui definisi maupun maksud guru professional, maka perlu mengetahui makna dari guru dan profesi. Kata guru dalam Kamus Besar Bahasa Indonsia diartikan dengan orang yang pekerjaannya (mata pencahariannya) mengajar. Profesi diartikan sebagai “bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (seperti keterampilan, kejuruan, dsb) tertentu. Sedangkan kata profesional merupakan bersangkutan dengan profesi atau memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya.[1]

Permainan Tabung Mufrodat



Hai hai. . . terima kasih udah mampir diblog dan baca tulisanq yaaa. Kali ini lagi nyoba bikin kreasi media permainan pembelajaran nih, itung2 buat nambah2 pengetahuan, he he he. Disimak langsung ajah yaaa. , .

“Tabung Mufrodat”

A.      Tujuan :

Tujuan permainan ini adallah agar siswa dapat mengelompokkan , mengidentifikasi, atau menambah perbendaharaan kosa kata (mufrodat). Selain itu dapat juga dapat dijadikan alat evaluasi dalam mengasah kemampuan mengingat siswa dalam konteks mufrodat yang telah guru berikan.

Metode Field-Trip Untuk Meningkatkan Maharah Kitabah (Menulis)

PENERAPAN METODE FIELD-TRIP DALAM PEMBELAJARAN
BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN MAHARAH KITABAH
SISWA KELAS 2-B DI MADRASAH TSANAWIYAH PESANTREN SATU
ATAP TARBIYATUL MURIDIN PARIJATAH KULON SRONO
BANYUWANGI


BAB I
PENDAHULUAN
1.  Latar Belakang
Pada dasarnya, setiap orang memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan kemampuan yang diperoleh melalui mengalihkan budaya, ini adalah sesuatu yang diperoleh dari proses pembelajaran dan bukan warisan. Meskipun mereka telah mendapatkan melalui proses pembelajaran, tingkat penguasaan bukan antar individu dalam anggota pelajar. Ada orang yang menguasai kemampuan sangat tinggi dan ada yang menguasai kemampuan sedang.
Fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi. semua orang tahu bahwa interaksi dan segala macam kegiatan dalam masyarakat akan lumpuh tanpa bahasa. Karena pentingnya bahasa sebagai alat komunikasi, dan seharusnya proses pengajaran bahasa berorientasi untuk mencapai keterampilan komunikasi, baik secara lisan maupun tertulis, atau dalam hal pemahaman dan penggunaan.

Politik Dan Etika Administrasi Pendidikan



A.      Pengertian Administrasi Pendidikan
Kata admistrasi berasal dari kata” ad” dan “ministro”. Ad berarti kepada dan ministro berarti melayani. Jadi administrasi berarti pelayanan atau pengabdian terhadap subyek tertentu, atau bisa diartikan sebagai upaya mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan orang-orang dalam suatu pola kerjasama. Beberapa ahli mempunyai gambaran tentang pengertian administrasi, misalnya Sondang P. Siagaan, MPA. PhD administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama anatara dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah di tentukan sebelumnya.